MITOS & FAKTA SEPUTAR DIET

Bermacam-macam cara dalam melakukan diet, tapi sebagian dari cara itu ternyata bukan cara yang benar dalam menurunkan berat badan alias hanya mitos belaka.

Mungkin kita juga termasuk orang yang ikut mempercayai mitos tersebut. Mari kita kenali mitos-mitos dalam diet yang ada di seputar kita!

 Silakan Simak baik-baik ya…

Tidak makan merupakan cara terbaik menurunkan berat badan

Ini merupakan mitos yang sebaiknya tidak Anda ikuti karena akan membuat tubuh Anda kekurangan kalori dan gizi yang diperlukan setiap harinya. Bila kita tidak makan, kita akan lebih lapar sehingga pada saat makan, kita akan makan lebih banyak atau mengkonsumsi makanan ringan (ngemil) lebih sering.

Faktanya :

Dari penelitian diketahui bahwa orang yang sering melupakan sarapan pagi, lebih gemuk daripada orang yang rutin sarapan pagi setiap harinya.

Cara terbaik untuk menurunkan berat badan yaitu dengan makan lebih sedikit sepanjang hari yang meliputi beragam makanan yang bergizi, rendah lemak dan makanan rendah kalori.

 

 

Makan setelah lewat jam 8 malam akan membuat kita gemuk

Merupakan  mitos yang banyak berkembang dan dipercaya, padahal yang membuat kita gemuk bukan dari kapan kita makan, tapi dari berapa banyak yang kita makan dan berapa sering kita berolahraga.

Faktanya :

Kapanpun kita makan, bila kita kelebihan kalori, semua itu akan disimpan sebagai cadangan dalam bentuk lemak.

 

 

Jenis makanan tertentu seperti anggur dan seledri dapat membakar lemak sehingga dapat menurunkan berat badan
Tidak ada makanan yang dapat membakar lemak, yang ada hanya dapat meningkatkan metabolisme tubuh sesaat, tapi tidak menurunkan berat badan, seperti misalnya kafein.

Faktanya :

Cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengurangi kalori yang masuk melalui makanan dan meningkatkan kalori yang keluar dengan berolahraga.

 

Kacang membuat kita bertambah gemuk
Makan kacang akan membuat badan bertambah gemuk

Faktanya :

Kacang merupakan sumber protein dan serat yang baik, dan tidak mengandung kolesterol. Walaupun mengandung kalori yang cukup tinggi, tapi dalam jumlah kecil, masih dapat dikonsumsi bagi mereka yang sedang dalam diet.     

 

Zat Pati membuat gemuk dan harus dibatasi saat sedang diet

Ini merupakan mitos karena zat pati (atau karbohidrat kompleks) seperti pada nasi, roti, kentang, ubi, beberapa umbi-umbian, penting bagi sumber energi kita. Makanan yang tinggi zat pati akan rendah dalam lemak dan kalori.

Faktanya :

Makanan tersebut akan menjadi tinggi kalori dan lemak bila dimasak atau disajikan dengan tambahan mentega, digoreng dan sebagainya.

  

 

Suplemen alami untuk menurunkan berat badan selalu aman dan efektif digunakan

Suplemen tersebut tidak selalu aman karena banyak diantaranya yang belum pernah dilakukan uji klinis untuk membuktikan efektifitas maupun keamanannya. Beberapa suplemen malah dapat membahayakan kesehatan bahkan kematian, seperti suplemen Efedra yang telah ditarikpenggunaannya beberapa saat yang lalu.

Faktanya :

Untuk menurunkan berat badan secara lebih aman dan sehat,  hubungi ahli gizi anda untuk membantu pengaturan makan sehari-hari.

    

Susu dapat membuat gemuk

Banyak orang takut minum susu karena membuat gemuk.

Faktanya :

Saat ini sudah banyak susu yang dibuat rendah lemak dan kalori atau sama sekali tidak mengandung lemak sedang tetap bernilai gizi tinggi. Oleh karena itu jangan takut untuk mengkonsumsi susu walaupun Anda sedang dalam usaha menurunkan berat badan

 

Daging ikan tidak mempunyai kolesterol

Ikan memang merupakan makanan yang bergizi dan sumber protein yang baik, tapi ini tidak berarti bahwa ikan tidak mempunyai kolesterol.

Faktanya :

Semua ikan mempunyai lemak dan kolesterol, hanya sebagian besar ikan mempunyai kadar lemak jenuh dan kolesterol yang lebih rendah dari daging lainnya. Ikan-ikan tertentu seperti sarden, makarel, salmon mempunyai asam lemak omega-3 yang tinggi, yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

 

Diet tinggi protein dan rendah karbohidrat merupakan cara yang baik untuk diet

Diet ini sekarang sedang ‘trend’ tapi ini bukan cara diet yang baik karena dengan diet ini kalori yang kita butuhkan setiap hari berasal dari makanan yang berprotein tinggi seperti daging, telur dan sedikit sekali karbohidrat. Tubuh juga akan sering kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Diet ini juga memperbolehkan mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak sehingga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, yang dapat mengakibatkan seseorang mengalami penyakit jantung. Diet cara ini akan memberikan beban pada ginjal untuk bekerja lebih keras karena harus memecahkan protein dalam jumlah besar.

Faktanya :

Makanan diet harus tetap sehat seimbang. Semua nutrisi yang dibutuhkan bagi kesehatan wajib tersedia dalam jumlah cukup. Diet menurunkan berat badan juga harus memiliki rasa yang baik dan mudah dibeli dan disajikan.

 

 

 

 

 

 

 

3 Responses

  1. pengalaman saya menunjukan bukan masalah karbohidrat atau protein yang dihindari. tetapi lebih pada kemampuan kita memperkirakan kebutuhan kalori sesuai aktivitas kita. sebab kelebihan protein atau karbohidrat nantinya akan dikonversi menjadi lemak tubuh. tetapi tidak demikian pada lemak, karena bila kita makan makanan berlemak maka akan langsung menjadi lemak tubuh tanpa perlu dikonversi lagi. caranya belajarlah mengurangi kuantitas makanan sampai titik yang anda rasa pas dengan aktifitas anda, dan jangan lupa memasukkan olah raga minimal joging 30 menit tiga kali dalam seminggu. mudah-mudahan dapat membantu…..

  2. gimana cara mengatasi sindrom yoyo?!?

  3. haey

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: